Hasil Semifinal Tinju Amatir Piala Presiden XXI Tiga Petinju Wanita Gagal ke Final

Hasil Semifinal Tinju Amatir Piala Presiden XXI Tiga Petinju Wanita Gagal ke Final. Tiga petinju putri Indonesia, Selly Wanimbo (Tim Garuda), Veronica Nicholas (Tim Elang), dan Nurbertha Tajum (Tim Rajawali), gagal maju ke babak final turnamen tinju amatir internasional Piala Presiden XXI.

Berlaga di Stadion Tenis Tertutup Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (7/7/2011), Selly yang tampil di kelas terbang ringan 48 kilogram dikalahkan juara SEA Games XXV dari Filipina, Josie Gabuco. Selly kalah angka 11-22.

Veronica juga dikalahkan petinju Filipina, Nesthy Petecio, dengan angka 7-23. Sementara Nurbertha dihentikan petinju Le Thi Bang dari Vietnam juga dengan angka 7-19.

Kamis malam masih ada lima petinju Indonesia yang tampil di babak semifinal, yakni Welmi Pariama (Tim Garuda), Situ Aisyah (Tim Garuda), Fransisca Wahyu (Tim Elang), Julio Bria (Tim Garuda), Taufan Paransa (Tim Garuda).

Welmi di kelas bulu 57 kg putri menghadapi Luu Thio Duyen dari Vietnam. Siti Aisyah melawan E Uyanga dari Mongolia pada kelas welter ringan 64 kg putri. Fransisca menghadapi Le Thi Hien dari Vietnam pada kelas welter ringan 64 kg.

Di sektor putra, Julio menghadapi Kanat Turgunbayev (Kazakhstan) pada kelas layang 52 kg putra dan Taufan melawan petinju Jepang, Yasuhiro Suzuki, di kelas welter 69 kg).

Menurut Ketua Bidang Teknik dan Kepelatihan PP Pertina, Ferry Moniaga, peluang para petinju Indonesia merebut medali emas sangat berat. Lawan-lawan yang mereka hadapi memiliki kualitas yang sangat baik.

"Saat ini petinju kita masih belum dalam kondisi 100 persen sesuai dengan tahapan latihan mereka. Mereka diharapkan baru dalam kondisi terbaik pada SEA Games XXVI di Jakarta dan Sumatera Selatan November mendatang. Jadi, kalau mereka bisa mendapatkan medali, apa pun medalinya, saya pikir ini merupakan hasil yang bagus," kata Ferry.

Tentang kekalahan Selly, Veronica, dan Nurbertha, Ferry menyatakan lawan-lawan mereka tampil lebih baik.

Dia menyatakan, Piala Presiden kali ini diikuti negara-negara yang prestasi tinjunya bagus. Dia mencontohkan Rusia, Kazakhstan, Filipina, dan Korea Selatan.

Sementara itu, Pengurus Pusat Pertina merencanakan mengevaluasi hasil yang dicapai para petinju Indonesia di Piala Presiden kali ini. Evaluasi ini juga melibatkan pelatih tinju asal Uzbekistan, Khamid Barayev, karena dialah yang selanjutnya akan menangani tim tinju Indonesia pada SEA Games XXI.

"Berdasarkan hasil evaluasi itulah akan dipilih petinju yang akan memperkuat tim Indonesia pada SEA Games mendatang," tutur Ferry.

Related Post:

0 komentar:

Posting Komentar