Special Olympics World Summer Games XIII Membanggakan! 15 Emas dari Yunani


Special Olympics World Summer Games XIII Membanggakan! 15 Emas dari Yunani. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng menyambut kedatangan para pahlawan olimpiade tunagrahita yang baru saja mengharumkan nama bangsa pada Special Olympics World Summer Games XIII di Athena, Yunani. Penyambutan bagi kontingen Special Olympics Indonesia (SOIna) yang baru saja merebut 15 medali emas, 13 perak, dan 11 perunggu itu dilakukan di Terminal VIP Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (6/7/2011).

Selain disambut oleh Menpora beserta jajarannya, Ketua Umum SOIna Pudji Hastuti, kontingen yang berjumlah 45 atlet serta tim pendukung itu juga disambut oleh keluarga atlet yang terlihat begitu antusias menyambut kedatangannya.

Setelah tiba di terminal VIP, semua anggota kontingen langsung diberikan kalungan bunga oleh Menpora. Dari raut wajah atlet terlihat gembira meski baru saja menjalani perjalanan yang cukup melelahkan.

"Bagaimanapun kondisinya, mereka telah mampu mengharumkan nama bangsa. Maka, kita semua harus bangga dengan prestasi yang diraih," kata Menpora di sela-sela penyambutan.

Meski negara tempat olimpiade berlangsung sempat bergolak karena persoalan politik, atlet-atlet Indonesia tidak terpengaruh sehingga tetap mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya. Apalagi, selama bertanding juga didampingi oleh Dubes RI di Yunani, Ahmad Rusdi.

Kontingen Indonesia pada Special Olympics World Summer Games XIII turun pada tujuh cabang olahraga dari 22 cabang yang dipertandingkan. Tujuh cabang itu adalah sepak bola, bulu tangkis, renang, bocce, basket, tenis meja, dan atletik.

Dari 15 emas yang berhasil diraih, cabang bulu tangkis sukses mengumpulkan enam medali yang di antaranya diraih oleh Komarudin (single), Komarudin/Alex Wiranata (ganda), dan Komarudin/Ati Hasyim (ganda campuran). Setelah itu disusul tenis meja dengan tiga emas, bocce dengan tiga emas, dan renang juga dengan tiga emas.

Medali emas renang direbut oleh Stephanie Handojo (DKI) dan Fitriani (Sulteng), keduanya merebut nomor 50 M gaya dada, dan Christian H Sitompul (DKI) 50 M gaya bebas.

Untuk medali perak di antaranya direbut oleh Daniel Nugroho (renang), Donal Latif (tenis meja), Silvia Lauputty (lari 200 M), tim basket, serta lari estafet. Sementara medali perunggu disumbangkan oleh Agus Adi Wiranata (lari 100 M), Silvia Latuputty (lompat jauh), Marwan (tenis meja), Ika Solehati (bocce single), dan Mimin Aminah/Desi Pradita (tenis meja ganda putri).

Prestasi atlet SOIna ini pantas dibanggakan karena mengalami peningkatan. Pada olimpiade yang sama empat tahun lalu, atlet Indonesia mampu merebut sembilan medali emas, sembilan perak, dan empat perunggu.

Related Post:

0 komentar:

Posting Komentar